Friday, September 9, 2016

Hot News:PGRI DUKUNG PENUH SEKOLAH 5 HARI KARENA SELUSI CERDAS KEBERSAMAAN ANAK DENGAN KELUARGA

Selamat pagi Bapak dan ibu Guru salam sejahtera dan salam edukasi !!!
Ketuan Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi mendukung dan menyambut baik tentang penempatan pentingnya pendidikan karakter dalam program pendidikan dan kebudayaan. Menurutnya, pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam dalam proses pendidikan dan kebudayaan, dan menjadi bagian dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Image result for ketua pgri umum rosyidi


Unifah menjelaskan, dengan memberikan prioritas terhadap pendidikan karakter menjadi ikhtiar untuk mengantarkan anak didik menjadi generasi emas berakhlak mulia, tekun, berbudi, teguh, serta gigih dalam mengahadapi berbagai tantangan.

 “Dalam hal ini guru memegang peranan penting. PGRI sebagai organisasi profesi yang terus berusaha ikut memberikan yang terbaik bagi bangsa. Dalam upaya Kemdikbud ini menunjukan iktikad kuat, pemahaman mendalam tentang persoalan pendidikan dan menguraikannya,” kata Unifah di Jakarta, Jumat (9/9).
 Bahkan, Unifah juga mengatakan bahwa kebijakan belajar selama 5 hari di sekolag menjadi salah satu solusi cerdas di tengah keresahan sebagian masyarakat yang mempertanyakan waktu kebersamaan dengan putra putrinya.

DOWNLOAD APLIKASI INFO PGRI LANGSUNG DI HP ANDA MELALUI PLAYSTORE UNTUK DAPATKAN INFORMASI TERBARU DARI KAMI SEPUTAR BERITA GURU HONORER DAN PNS >> https://play.google.com/INFOPGRI

"Bagi guru juga sangat baik, karena di samping memiliki waktu lebih bersama keluarga juga tersedia kesempatan untuk melakukan pengembangan diri demi meningkatkan kemampuan profesionalnya," ujar Unifah.
Lebih jauh Unifah menambahkan, istilah sekolah full day hanyalah sebuah nama. "Yang terpenting pendidikan katakternya yang lebih diberatkan di dalamnya. Kami tidak melihatfull day school-nya," tegasnya.
Namun yang utama bagi PGRI, kata Unifah, penerapan kebijakan ini jangan diseragamkan secara nasional dari Sabang sampai Merauke. Karena seluruh sekolah di Indonesia belum tentu memiliki kompetensi, kualitas dan fasilitas sarana dan prasarana yang sama.
"Ini perlu didiskusikan. Di dalam 5 hari itu efektif di sekolah itu sudah bagus. Sabtu dan Minggu harus benar-benar libur bagi siswa dan guru. Pak Menteri juga sudah menjelaskan bahwa belajar di kelasnya tidak lama dan masih sama, hanya sisa waktu yang ada digunakan untuk ekstrakurikuler," pungkasnya.. Sumber : http://news.prokal.co, demikian semoga bermanfaat ,,silahkan dibagikan salam PGRI


EmoticonEmoticon